Uber Health Antar Penumpang ke Dokter

10
186

Uber Health Antar Penumpang ke Dokteruber health

Tidak hanya mengantarkan penumpang atau makanan, kali ini Uber menyiapkan sebuah inovasi yang berkaitan dengan pelayanan kesehatan bernama Uber Health.

Dilansir dari Tech News World, Selasa (7/3/2018), Uber ingin agar layanan barunya ini dapat membantu pengguna aplikasi lansia dan mereka yang kesulitan mencari transportasi untuk pergi ke dokter.

Inovasi dari Uber ini dianggap krusial. Dari laporan Community Transport Association (Asosiasi Transport Masyarakat), terungkap ada 3.6 juta warga Amerika Serikat yang tidak dapat memenuhi temu janji dokter karena tidak punya akses transportasi yang memadai, hal itu terutama membayangi mereka yang mengidap penyakit kronis.

Bedanya Uber Health dan Uber biasa adalah supir Uber Health dapat dipesan pada jauh-jauh hari, sampai 30 hari sebelumnya.

Uber Health hanya dapat dikondisikan oleh penyedia layanan kesehatan agar pasien-pasiennya dapat datang tepat waktu, serta dapat dikontrol untuk menjemput beberapa pasien sekaligus sehingga pasien yang tidak punya smartphone atau Uber tetap bisa dijemput.

Namun, ada catatan aplikasi ini bukanlah dimaksudkan sebagai pengganti ambulans.

“Layanan ini tidak dimaksudkan sebagai sebuah pelayanan darurat. Layanan ini cepat, dapat diandalkan, tapi jelas ini bukan ambulans. Untuk orang-orang yang butuh dibawa ke rumah sakit dengan EMT (Emergency Medical Technician) kami selalu mendorong mereka agar menghubungi 911,” ucap Chris Weber, Uber Health General Manager.

Uber Berinovasi untuk Kesehatan Supir

Selain berinovasi untuk pasien, Uber juga telah meningkatkan layanan agar supir mereka mendapat istirahat yang cukup.

Untuk mencegah sopir yang mengantuk selama menyetir serta menjaga keamanan penumpang, Uber mewajibkan driver-nya untuk beristirahat selama 6 jam setelah mereka bekerja selama 12 jam.

Hal tersebut disampaikan oleh Uber di situsnya. Dalam pernyataannya, Uber menjelaskan akan ada fitur baru di aplikasi yang mengharuskan sopir memasuki modus offline selama 6 jam penuh setelah berkendara selama 12 jam.

Pilihan Redaksi  Game PUBG Versi Mobile Akhirnya Keluar China

Fitur tersebut akan aktif secara otomatis sehingga pengemudi akan langsung offline selama 6 jam. Setelah waktu istirahat selesai, barulah pengemudi bisa menerima permintaan lagi lewat aplikasi.

Keputusan Uber membesut fitur baru ini, didasarkan pada penelitian dari National Sleep Foundation yang mengungkap ada hampir tujuh juta orang tertidur saat menyetir.

Organisasi keamanan jalan raya tersebut juga turut memberikan apresiasi terhadap langkah yang diambil Uber, karena selama ini faktor kelelahan saat mengemudi kerap tidak dipandang serius.

Uber Berinovasi untuk Kesehatan Supir

Selain berinovasi untuk pasien, Uber juga telah meningkatkan layanan agar supir mereka mendapat istirahat yang cukup.

Untuk mencegah sopir yang mengantuk selama menyetir serta menjaga keamanan penumpang, Uber mewajibkan driver-nya untuk beristirahat selama 6 jam setelah mereka bekerja selama 12 jam.

Hal tersebut disampaikan oleh Uber di situsnya. Dalam pernyataannya, Uber menjelaskan akan ada fitur baru di aplikasi yang mengharuskan sopir memasuki modus offline selama 6 jam penuh setelah berkendara selama 12 jam.

Fitur tersebut akan aktif secara otomatis sehingga pengemudi akan langsung offline selama 6 jam. Setelah waktu istirahat selesai, barulah pengemudi bisa menerima permintaan lagi lewat aplikasi.

Keputusan Uber membesut fitur baru ini, didasarkan pada penelitian dari National Sleep Foundation yang mengungkap ada hampir tujuh juta orang tertidur saat menyetir.

Organisasi keamanan jalan raya tersebut juga turut memberikan apresiasi terhadap langkah yang diambil Uber, karena selama ini faktor kelelahan saat mengemudi kerap tidak dipandang serius.