TERKUAK! RAHASIA DIBALIK “BISNIS HARAM” JUDI ONLINE, DI INDONESIA?

1046
5475

TERKUAK! RAHASIA DIBALIK BISNIS JUDI ONLINE, DI INDONESIA?

Jakarta, 11 Maret 2018

Fenomena Judi online mulai mewabah Industri bisnis di Indonesia, bisnis yang katanya haram ini nampaknya menjadi sangat booming sekarang. Banyak sekali bertebaran agen judi online di google Indonesia. Bukan Hanya Satu, tetapi puluhan bahkan ratusan agen judi online dapat kita temui di internet, salah siapa?

judi online

Judi Online Menurut Undang Undang di Indonesia

Dikutip dari Hukum Online “Di Indonesia terdapat beberapa peraturan yang mengatur mengenai perjudian, seperti Pasal 303 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (“KUHP”) dan untuk perjudian online diatur dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (“UU ITE”)”.

Pasal 303 bis ayat (1) KUHP, berbunyi:
“(1) Diancam dengan kurungan paling lama empat tahun atau denda paling banyak sepuluh juta rupiah:

ke-1 barangsiapa menggunakan kesempatan untuk main judi, yang diadakan dengan melanggar ketentuan – ketentuan tersebut pasal 303;

ke-2 barangsiapa ikut serta permainan judi yang diadakan di jalan umum atau di pinggirnya maupun di tempat yang dapat dimasuki oleh khalayak umum, kecuali jika untuk mengadakan itu, ada izin dari penguasa yang berwenang.”

Sementara dalam UU ITE, pengaturan mengenai perjudian dalam dunia siber diatur dalam Pasal 27, yang berbunyi:

“Setiap orang sengaja dan tanpa hak mendistribusikan, mentransmisikan, atau membuat dapat diaksesnya Informasi atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan perjudian.”

Ancaman pidana dari pasal di atas yakni disebutkan dalam Pasal 45 UU ITE yaitu pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan / atau denda paling banyak Rp 1 miliar. Sehubungan dengan pertanyaan yang Anda ajukan, maka dapat dijelaskan bahwa ancaman hukuman maksimal yang dapat diterima oleh saudara Anda adalah 6 (enam) tahun penjara dan/atau denda paling banyak Rp1 miliar.

Dimana Bisnis “Haram” Judi Online Ini Dijalankan?

judi onlineBisnis Judi Online Ini seperti Hantu di siang hari, ada tapi tidak ada, nyata tapi tak nampak! kenapa bisa begitu?

  1. Website judi online Banyak berkeleiaran tapi tidak ada yang tahu siapa pemiliknya !
  2. Beroprasi di Indonesia, tetapi tidak tau dimana Kantor nya ?
  3. Sudah Berulang kali di Blokir Kemenkominfo tetapi tetap masih banyak.

mungkin ini yang Banyak menjadi pertanyaan kalangan di Indonesia, kenapa bisa website begitu banyak bergerak bebas di Internet tetapi minim sekali indormasi mengenai pemiliknya? apa kerja kemenkominfo dan polisi di Indonesia?

Kenapa bisa begitu banyak website judi Online?

percakapan dibawah ini, akan sedikit menjawab pertanyaan kalian belakangan ini, apa, kenapa, dimana dan berapa? omset dan tempat dilangsungkannya bisnis judi online ini!

berikut ini isi wawancara admin dengan salah satu Pemilik website Judi Online (GAPLE.INFO) di Negara Philipina yang tidak mau disebutkan namanya.

Pilihan Redaksi  Benar Adanya, Orang-orang yang Tinggal di Tengah Samudera

judi online

keterangan :
D: Narasumber
P: admin

Informasi ini didapatkan dari sambungan telpon dengan Narasumber terpercaya.

Trending Topic Indo berhasil menghubungi seorang lelaki berumur 28 asal Riau yang rela pindah ke luar negeri demi mengejar mimpinya berkecimpung di bisnis perjudian. Dia memulai bisnisnya di kota perbatasan di Kamboja, POIPET, sebelum kemudian memindahkan kerajaan kecil bisnisnya ke Ibu Kota Manila, Filipina. Dia merasa Manila adalah kota dengan fasilitas yang jauh lebih baik, meski risiko bisnisnya sebagai judi online lintas negara membuatnya bisa menjadi incaran aparat hukum ASEAN kapanpun. Tentu saja, lelaki muda ini menolak membeberkan identitasnya secara lengkap atas alasan keamanan. Karena itu dalam wawancara ini, kami hanya menuliskan “D” sebagai inisialnya.

Gimana awal mulanya kamu bisa masuk ke dalam judi online?
Sejak kecil aku tidak punya cita-cita berkecimpung di dunia judi. Judi itu permainan yang membutuhkan keberanian, strategi, sekaligus hoki. Dengan ikut serta meluaskan arena judii. Pamanku punya pengalaman panjang sebagai pemain dan bandar kecil-kecilan. Aku melihat ada ruang untuk mengembangkan apa yang sudah dilakukan paman. Jadi, aku kemudian menghubungi beberapa teman yang mau patungan ( sokongan ), mengumpulkan modal untuk membuka judi. Kami akhirnya mendekati seorang pemilik perusahaan besar lewat koneksi pamanku dan mendaftarkan diri sebagai agen mereka.

Sekarang, sebagai agen yang sudah terverifikasi, kami bisa membawa masuk produk “white-label” dari beragam perusahaan besar. Misalnya, Playtech dari Europe, OGCasino dari Cina, IDNPoker dari Indonesia, dan sebagainya. Perusahaan-perusahaan besar ini menyediakan infrastruktur dan mendapatkan bagian 20 persen dari keuntungan atau kerugian. Perusahaan kami mendapatkan 80 persen sisanya. Kamilah yang membayar biaya maintenance, ongkos sewa, gaji karyawan, pajak, dan pengeluaran lainnya.

judi online

Gimana rasanya hidup sebagai bandar judi online?
Hidupku penuh peluang dan petualangan. Kami mulai beroperasi dari Bavet. Aturan tentang perjudian di sana masih belum begitu jelas. Ada banyak mal dan kasino yang dimiliki oleh purnawirawan jenderal militer Kamboja. Beberapa ruangan dalam mal dan kasino ini disewakan pada pengelola judi online. Kami dianggap sebagai bagian dari operasi kasino. Jadi, kami tinggal bayar sewa saja. Kami tak perlu bayar pajak. Ongkos pengelolaan judi online dari Bavet tergolong murah. Kami tinggal jalan kaki saban pergi ke kantor. Makan termasuk dalam ongkos operasional. Kalau dihitung-hitung, menjalankan bisnis perjudian dari Bavet jauh lebih murah daripada dari Jakarta. Tapi, pasar kami tetap di Indonesia.

Hidup di kota perbatasan bisa sangat menantang. Selain kasino, hampir tak ada apa-apa lainnya, Bavet adalah kota yang tertinggal. Hiburan yang tersedia di sana hanya alkohol dan karaoke. Bisnis obat-obatan terlarang dan prostitusi juga bisa ditemui di sana, jadi kamu bisa mendapatkan keduanya dengan mudah. Tapi, pusat perbelanjaan, restoran, dan tempat hiburan malam sangat terbatas atau hampir nihil. Kadang, kehidupan di Bavet sangat membosankan.

Pilihan Redaksi  Ridwan Kamil Ingin Mengubah Situ Rawa Kalong Depok Menjadi Lebih 'Instagramable'

Lalu, kami memutuskan untuk pindah ke Ibu Kota Manila, yang lebih menyenangkan karena sama kosmopolitannya seperti Jakarta. Sayangnya, karena semuanya legal, kami harus bayar pajak sebesar 2 persen ke pemerintah Filipina. Di samping itu, halangan bahasa bikin lingkaran pergaulanku menyempit. Aku kangen teman-teman dan pacarku di Jakarta.

Sebagai bandar judi yang pasti punya risiko kerja, bagaimana caramu menyeimbangkan kerja dan kehidupan pribadi?
Sebenarnya, kita bisa mendapatkan uang lebih banyak dengan jam kerja yang lebih singkat daripada jam kantor standar (jam 9 pagi sampai jam 5 sore). Aku harus tinggal di Bavet dan sekarang di Manila karena perusahaanku masih baru. Aku harus datang ke kantor saban hari untuk mengelola perusahaanku dan memantau staf. Suatu saat aku berharap bisa pelan-pelan lebih lepas tangan. Harapanku, aku bisa dapat pendapatan pasif dari bisnisku ini. Sekarangpun aku bisa pulang ke Jakarta atau pergi ke tempat lain, kapanpun aku mau. Enggak ada jam kerja yang pasti di kantorku. Lagipula, karena lingkungan pergaulanku masih kecil, aku jarang foya-foya. Sebagian besar pendapatanku masuk tabungan atau investasi untuk bisnis lain.

Bisnis lain macam apa kalau boleh tahu?
Bitcoin mungkin atau apapun yang baru atau belum begitu diatur. Bisnis seperti punya margin keuntungan yang besar. Aku senang berjalan-jalan dan memperluas wawasanku, jadi keuntungan usahaku aku simpan untuk investasi masa depan.

judi online

Bagaimana tanggapan keluargamu atas pilihan karir jadi bos judi online? Apakah mereka marah saat tahu kamu harus ke luar negeri karena cuma di sana bisnis ini legal?
Orang tuaku sangat mendukung apa yang aku lakukan. Ayahku pernah bekerja di pabrik paku jadi dia paham sekali susahnya mencari nafkah di Jakarta. Ibuku tak begitu peduli (aku jadi bos judi online) selama aku tak bikin masalah. Teman-temanku? Mereka tak peduli. Ada sih beberapa yang agak kepo orangnya.

Tapi, aku susah menemukan pasangan yang mau menerimaku dan pekerjaan macam begini. Untungnya, aku sudah punya pacar sekarang.

Kenapa muncul kesan mayoritas orang yang menggeluti bisnis ini dari etnis Tionghoa?
Ya begitulah, ada semacam stereotipe yang mengatakan bahwa etnis Cina adalah pekerja keras. Karena kedekatan etnis inilah, kami sering dapat izin untuk membuka bisnis….tapi aku melihat bisnis judi online kian berubah dengan masuknya generasi milenial yang cenderung tak begitu rasis. Sebagian besar stafku di Manila adalah orang Indonesia beragama Islam. Mereka bekerja sama kerasanya dan aku sangat mempercayai mereka. Banyak pemain judi online yang namanya muslim kok.

Pilihan Redaksi  BARCELONA - Luiz Suarez pamerkan pemain ​​Philippe Coutinho

Masihkah ada peluang bagi pemain baru untuk masuk ke bisnis judi online?
Ada semacam hierarki yang susah diruntuhkan dan susah sekali bersaing dengan pemain lama yang namanya sudah kadung terkenal di industri judi online. Jadi memang ada batasannya. Yang lebih gampang adalah menjadi agen perusahaan besar ini dan memasarkan produk mereka. Pemain baru tak mungkin bisa mengubah kondisi industri judi online yang ada meski menawarkan inovasi baru. Patut diingat, meski cuma jadi agen, kamu bisa dapat keuntungan besar yang bisa kamu investasikan ke bisnis lain.

Tentu saja, di balik penghasilan besar, ada banyak risiko dari usaha judi. Apa saja yang paling kentara?
Paling berurusan sama polisi. Meski kami beroperasi di tempat yang legal, kami masih tetap warga negara Indonesia dan basis konsumen kami dari Indonesia. Jadi, selalu ada alasan bagi polisi menahan atau setidaknya menyelidiki bisnis kami. Aku sih sampai sekarang belum pernah berurusan dengan polisi, tapi beberapa orang dari perusahaan sebelah di Manila ditangkap ketika balik ke Indonesia.

Biasanya, pengusaha judi online membayar beberapa ratus juta rupiah ke polisi sebagai “uang keamanan.” Beberapa perusahaan besar malah berani bayar sampai miliaran rupiah. Tapi karena perusahaanku masih kecil, kami merasa uang keamanan kayak gitu cuma buang-buang duit. Lagipula, kalau kami bayar uang keamanan, tetap enggak ada jaminan usaha kami aman.

Bisnis judi begini bisa bertahan lama ga sih?
Aku suka risiko dan tantangan bisnis ini, mungkin karena aku masih muda. Sekarang sih, aku ingin menghasilkan keuntungan sebanyak mungkin, menyimpannya, dan menamankannya di bisnis lainnnya. Misalnya saham atau properti. Mungkin nanti, aku bakal menemukan cara untuk mencapai kebebasan finansial lewat cara yang lebih bersih.

Beberapa bandar judi besar sudah sampai di titik ini, tapi mereka masih mau mengembangkan diri dan terlibat langsung dalam operasi judi online. Mungkin, mereka terlanjur ketagihan dengan resiko dan tantangan dari bisnis judi.

Pernah menyesali karirmu sebagai bandar judi online yang rentan jadi buruan aparat?
Aku enggak suka hidup penuh penyesalan, jadi aku enggak menyesal sama sekali. Kalaupun aku merasa menyesal, aku cepat move on dan tak terlalu banyak memikirkannya. Kadang aku sering berpikir seperti apa hidupku di Jakarta seandainya dulu lulus kuliah dan memilih pekerjaan normal. Yang jelas hidupku akan sangat berbeda. Enggak harus lebih baik juga, tapi yang jelas beda. Judi online adalah bisnis beresiko dan keuntungannya tinggi. Jelas bukan bisnis untuk pengusaha bermental lemah.