Terduga teroris di Pamanukan merupakan anggota jaringan JAD

31
367

Terduga teroris di Pamanukan merupakan anggota jaringan JAD

Terduga teroris di Pamanukan merupakan anggota jaringan JAD

Seorang terduga teroris berinisial M ditembak mati tim Densus 88 di dekat Jalan E Tirtapraja Pamanukan, Kabupaten Subang. Hal itu dilakukan karena ia hendak melempar bom ke arah polisi.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, M beralamat di Jalan Husen Syahbana Kelurahan Mulyasari Rt 22 RW 02 Kecamatan Pamanukan, Kabupaten Subang Jawa Barat.

Dia disebut masuk ke dalam kelompok JAD Harugeulis indramayu dan Subang, dan akan merencanakan aksi teror saat Pilkada serentak tanggal 27 Juni 2018.

Dari terduga teroris tersebut, polisi mengamankan senjata tajam berupa pisau dan ransel berisi bahan peledak. Saat ini jenazah pelaku terorisme dibawa ke RS Polri Kramatjati.

Saat dikonfirmasi, Kapolda Jabar Irjen Agung Bufo Maryoto membenarkan informasi tersebut. Tindakan tegas dilakukan karena terduga teroris berusaha melawan dengan berusaha melempar bom.

“Betul ada (penembakan) jadi kita buntuti, aslinya (terduga teroris berinisial M) berasal dari indramayu dia masuk dalam jaringan JAD haurgeulis,” kata Agung saat ditemui di sela peninjauan debat kandidat di Grand Ballroom Sudirman, Jalan Sudirman, Kota Bandung, Jumat (22/6) malam.

Terkait informasi M akan menyerang saat masa pencoblosan Pilkada serentak pada 27 Juni mendatang, Agung mengaku belum bisa memberikan jawabannya.

“Masih dikembangkan,” ucapnya.

Agung pun belum mau memberi komentarnya ketika ditanya aksi M ini efek vonis mati terhadap Aman Abdurakhman. Agung hanya ingin fokus terhadap pengamanan di wilayahnya.

“Kita kerja sama dengan Pangdam, kita lakukan partoli gabungan di wilayah terutama menjelang pemungutan sampai selesai,” ucapnya.

Pilihan Redaksi  Ditinggal Mati Suami dan Anak, Nenek di Pati Nekat Gantung Diri