Duh, si Kecil Nonton Video Porno di Tempat Umum

27
690

Duh, si Kecil Nonton Video Porno di Tempat Umum

Duh, si Kecil Nonton Video Porno di Tempat Umum/ Foto: Thinkstock

Melihat gadis kecil yang usianya masih balita melihat video porno, miris sekali rasanya. Nah, baru-baru ini beredar nih, Bun, video anak perempuan, sepertinya usianya masih balita, melihat video porno dari handphone yang dipegangnya.

Dilansir trendingtopicindocom, polisi akan melakukan cross-check asal video porno tersebut. “Itu kita akan lakukan penyelidikan dulu, siapa dia, anak siapa. Kita lakukan penyelidikan. Baru kita tanyakan dari mana itu,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro, Jalan Sudirman, beberapa waktu lalu.

Argo lantas mengimbau masyarakat terus mengawasi anak agar tak menonton hal-hal yang tidak layak di gadget. Pengawasan, menurutnya, harus dilakukan sejak kecil sampai dewasa.

Nah, menurut psikolog klinis, Christina Tedja, jika bicara anak balita yang menonton video porno, ada berbagai kemungkinan yang mungkin muncul pada setiap anak yang menontonnya. Namun yang jelas dan pasti adalah anak akan belajar dan merekam dari apa yang mereka lihat.

“Pada usia tersebut anak sedang produktif dalam menerima informasi dan mengingat sehingga terjadi proses belajar. Tidak menutup kemungkinan akan terjadi proses adiksi sehingga ketergantungan untuk menonton lagi (prinsipnya sama seperti orang dewasa yang nonton porno), karena hal ini berkaitan dengan proses otak,” papar psikolog yang akrab disapa Tina ini.

Tina menambahkan layaknya balita yang menonton film atau lagu yang ada gerakan dancingnya, begitu pula dengan video porno seperti ini, anak akan berusaha meniru dan mencari cara bagaimana agar ia bisa ‘mencoba’ gerakan tersebut.

Duh, si Kecil Nonton Video Porno di Tempat Umum

“Oleh karena itu, apabila tanpa sengaja anak terekspos porno, respons orang tua sangat menentukan tindakan anak selanjutnya,” kata Tina saat ngobrol dengan HaiBunda.

Pilihan Redaksi  Sudrajat - Syaikhu Janji Datangkan Banyak Investor Ke Jawa Barat

Psikolog yang berpraktik di Ciputra Medical Center, Lotte Shoping Avenue ini menyarankan pada setiap orang tua agar memantau penggunaan elektronik pada anak semaksimal mungkin.

“Ya orang tua perlu smart, lebih smart dari handphonenya. Artinya gini, zaman sekarang sistem koneksi dalam suatu history browsing pada satu smarth phone, bisa muncul pops up dengan konten yang berkaitan,” tutur Tina.

Jika di history browsing orang tua pernah menonton porno atau setidaknya berkaitan dengan hal tersebut, dari situ tidak jarang menjadi akses awal anak melihat konten porno. Karena itu, orang tua perlu teliti untul hal-hal seperti ini dan tidak menyepelekan.

“Hal simple lainnya juga bisa muncul dari riwayat orang tua setelah menonton video kiriman dari orang lain yang terbuka dari berbagi media sosial sehingga bisa tuh muncul link yang berkaitan,” lanjut Tina.

Jadi yang sebenarnya kita atau siapapun nggak pernah nonton tapi kebuka dari media sosial apapun itu, dari situ bisa mengarahkan media sosial ke konten yang bersangkutan. Tina menambahkan jika anak memang diperkenankan untuk menggunakan gadget, lebih baik sterilkan dari hal-hal tersebut dan batasi hanya pada permainan dan pendidikan.

“Kalaupun ingin anak mengenal media sosial sebaiknya ya restrickted mdoenya di-lock terlebih dahulu. Dan yang paling terpenting, setiap anak nonton kita perlu memastikan bahwa semua dalam jangkauan orang tua,” tutup Tina.