Tebing Batu Ini Ungkap Sejarah Terbentuknya Bumi

9
654

Tebing Batu Ini Ungkap Sejarah Terbentuknya Bumi

Sejarah terbentuknya Bumi

Tebing batu di lokasi terpencil Skotlandia memberi informasi bahwa Bumi telah berumur jutaan tahun. Banyak wisatawan penasaran ingin datang kesana.

Dilansir trendingTravel, Rabu (14/3/2018), inilah Siccar Point. Tebing batu yang tinggi ini, berjarak sekitar satu jam perjalanan di sebelah timur Edinburgh.

Jauh di bawah deratan baru abu-abu yang curam itu adalah lautan. Puncak Siccar Point adalah batu-batu yang berwarna kemerahan.

Jika dilihat dari dekat, terdapat warna kontras antara garis-garis vertikal bebatuan di sepanjang bagian bawah tebing dan lapisan horizontal bebatuan pasir di atasnya. Kembali ke tahun 1788, hanya sedikit orang yang mengerti pentingnya kontras itu.

Tebing Batu Ini Ungkap Sejarah Terbentuknya Bumi

Dulu ilmuwan berusia 62 tahun, James Hutton, telah mengelilingi Siccar Point. Ia menyadari bahwa perbedaan garis di atas membuktikan adanya waktu pembentukannya jutaan lali (deep time).

Siccar Point adalah tempat yang bersejarah dan penting secara geografis. Lebih dari 1.000 tahun yang lalu, warga Inggris kuno membangun sebuah benteng di bukit kecilnya untuk memperingatkan penyerang dari utara tapi belum disadari betapa Siccar Point menggambarkan cerita tentang Bumi itu sendiri.

Sebenarnya, hampir semua orang di masyarakat abad ke-18 masih percaya bahwa umur Bumi berada di antara angka 4.000 dan 10.000 tahun. Perkiraan itu berdasarkan interpretasi dari Alkitab.

Jika Bumi hanya berumur 4.000 tahun, tidak ada banyak waktu untuk seleksi alam dan terjadi evolusi. Namun, Hutton percaya bahwa Bumi sebenarnya jauh lebih tua.

Tebing Batu Ini Ungkap Sejarah Terbentuknya Bumi

“Salah satu kesulitan yang dihadapinya adalah banyak erosi tanah. Dia bertanya-tanya bagaimana cara menjaga tanah dari badai. Dia mulai menyadari adanya proses pembaharuan, tanah yang terbawa air dan akhirnya tanah baru terbentuk, dan siklus ini membutuhkan waktu yang lama,” kata Colin Campbell, Kepada Eksekutif Pusat Penelitian James Hutton Institute.

Pilihan Redaksi  Tiga Hari Tidak Keluar Rumah Erni Ditemukan Tewas di Depan Kamar Mandinya

Hutton mulai mengerti tanah itu dibentuk oleh proses yang bertahap, semua itu berjalan dalam skala yang sangat besar dan rentang waktu yang jauh lebih lama dari hanya hitungan beberapa ribu tahun yang lalu. Setelah menghabiskan beberapa dekade mengamatinya, Hutton mempresentasikan temuannya pada tahun 1785 kepada sekelompok ilmuwan filsuf kecil di Royal Society of Edinburgh.

Penelitiannya itu diterima dengan baik. Tapi, untuk meyakinkan lebih banyak orang, Hutton membutuhkan lebih banyak bukti. Begitu Hutton melihat Siccar Point, dia tahu bahwa dia telah menemukan apa yang telah dia cari.

Firasat Hutton benar. Hari ini kita tahu bahwa baru samudra sudah terbentuk sekitar 435 juta tahun yang lalu. Seiring waktu, lumpur di dasar laut itu mengeras, miring dan vertikal, lalu terangkat dan ombak perlahan mengikis untuk mengungkap lapisan-lapisan.