4 Jam Duduk-duduk Sehari Cukup Tingkatkan Risiko Kanker Usus

29
499

4 Jam Duduk-duduk Sehari Cukup Tingkatkan Risiko Kanker Usus

Kanker Usus

 

Kebanyakan duduk itu tidak menyehatkan, karena memicu penggumpalan darah di bagian-bagian tubuh yang tidak bergerak saat kegiatan ini berlangsung.

Namun sebuah penelitian yang dilakukan Imperial College London, University of Oxford dan International Agency for Research on Cancer (IARC) menemukan fakta yang lebih pahit dari sekadar penggumpalan darah.

Duduk manis lebih dari empat jam sehari, semisal mononton TV, dilaporkan dapat meningkatkan risiko kanker usus, utamanya bagi pria. Kesimpulan ini diperoleh setelah peneliti menganalisis data lebih dari setengah juta pria dan wanita.

Dalam hal ini peneliti membandingakannya dengan mereka yang menghabiskan waktu kurang dari satu jam untuk duduk-duduk.

Setelah enam tahun follow-up, terungkap bahwa 2.391 partisipan mengalami kanker usus.

“Studi-studi sebelumnya mengatakan duduk-duduk juga dikatikan dengan perilaku lain seperti merokok dan ngemil berlebihan. Hal-hal iini dapat meningkatkan risiko kanker usus,” ungkap ketua tim peneliti Dr Neil Murphy seperti dilaporkan www.trendingtopik.com.

Murphy menambahkan selain faktor-faktor tersebut, kebiasaan sedenter atau banyak duduk juga dikaitkan dengan peningkatan berat badan dan penumpukan lemak.

“Kelebihan lembak tubuh dapat mempengaruhi kadar hormon dalam darah dan senyawa kimia lain yang mempengaruhi pertumbuhan sel-sel ditubuh kita. Untuk itu ini juga bisa meningkatkan risiko kanker usu,” terangnya lagi.

Lantas mengapa hanya pria yang berisiko terkena kanker usus sedangkan wanita tidak? Sebab peneliti berasumsi jika pria cenderung lebih banyak merokok atau makan makanan tam sehat dibandingkan wanita, semisal ketika sedang mononton TV.

Beruntung peneliti memastikan jika peningkatan aktivitas fisik dikatikan dengan rendahnya risiko kanker usus.

“Yang terpenting sekarang adalah bagaimana caranya menjaga berat badan tetap ideal, mengurangi rokok, aktif secara fisik dan makanan yang kaya buah dan sayuran yang sudah terbukti dapat menurunkan risiko kanker usus,” pesan Prof Linda Bauld dari Cancer Research UK.

Pilihan Redaksi  Sidang Cerai Digelar Kembali, 2 Saksi Dari Ahok Didatangkan