Belasan PSK dan ribuan botol miras di Depok terjaring razia Satpol PP

7
235

Belasan PSK dan ribuan botol miras di Depok terjaring razia Satpol PP

Belasan PSK dan ribuan botol miras di Depok terjaring razia Satpol PP

Petugas Satuan Polisi Pamong Praja Kota Depok menggelar razia besar. Razia dilakukan pada Jumat (6/4) malam hingga Sabtu (7/4) dini hari. Sejumlah tempat yang disasar lain toko yang diduga menjual miras dan tempat hiburan malam.

Dari hasil razia semalam, petugas menciduk belasan wanita yang diduga sebagai pekerja seks komersial (PSK). Mereka diciduk dari salah satu cafe di Jalan Raya Bogor yang berbatasan dengan Kota Depok.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Depok Yayan Arianto mengatakan, dari hasil razia dijaring belasan wanita dari tempat hiburan malam. “Ada 13 wanita yang diduga PSK yang kami amankan,” katanya, Sabtu (7/4).

Mereka diamankan dari hasil razia di wilayah timur dan tengah Depok.

selain menyita ribuan botol minuman keras, anggotanya juga mengamankan sebanyak 13 pekerja seks komersil (PSK) dari hotel melati dan warung remang-remang di Depok. “Mereka dibawa untuk dimintai data dan keterangan,” paparnya.

Selain itu, diamankan pula ribuan botol miras. Hal ini menyusul upaya tindaklanjut dari tewasnya delapan orang yang mengonsumsi minuman keras oplosan. “Kami juga sita 1.018 botol miras di seluruh wilayah Kota Depok,” ungkapnya.

Salah satu toko minuman keras yang dirazia kata dia hanya berjarak sekitar 500 meter dari Balai Kota Depok. Miras yang disita bir, anggur kolesom, anggur merah, intisari hingga mansion house dan lainnya. “Kami akan operasi sampai pagi. Selain minuman keras, kami juga akan razia PSK, di cafe dan warung remang-remang yang disinyalir dijadikan prostitusi,” tutupnya.

Pilihan Redaksi  Di penjara 31 tahun tanpa terbukti berbuat salah, pria ini diberi ganti rugi Rp 13,7 M