Revitalisasi Pasar Tradisional Merupakan Komitmen Gus Ipul-Puti Mewujudkan Kenyamanan

53
671

Revitalisasi Pasar Tradisional Merupakan Komitmen Gus Ipul-Puti Mewujudkan Kenyamanan

revitalisasi

Revitalisasi Pasar Tradisional Gus Ipul di Pasar Larangan. ©2018

Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno (Gus Ipul-Puti) menaruh perhatian terhadap keberadaan pasar tradisional yang sudah turun temurun sejak zaman dahulu. Perhatian itu akan diwujudkan dengan melakukan revitalisasi sejumlah pasar yang ada di Jawa Timur.

“Saya tegaskan jika program revitalisasi pasar merupakan salah satu program Gus Ipul dan Mbak Puti,” kata Gus Ipul di sela-sela blusukan menyapa pedagang Pasar Larangan, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, Sabtu (10/3).

Gus Ipul mengaku, ketika blusukan menyapa pedagang dan pembeli di pasar tradisional pihaknya mendapat keluhan dan curhatan pedagang serta pengunjung pasar.

“Ada sebagian (pasar tradisional) jika hujan pasar banjir dan becek. Ini masukan-masukan yang perlu benahi ke depan mengenai perbaikan infrastrukstur dan pembenahan-pembenahan fasilitas pasar,” ucapnya.

Tentunya jika pasangan nomor dua yang didukung dan diusung partai koalisasi PKB, PDI, PKS dan Gerindra itu diberi amanah rakyat memimpin Jawa Timur lima tahun ke depan. Cicit KH Bisri Syansuri itu menilai, langkah yang dilakukan untuk merevitalisasi pasar selalu mengedepankan dialog antara pemerintah dan pedagang yang menempati pasar tersebut.

“Karena para pedagang pasar ini adalah aktor utama revitalisasi pasar, mereka harus dilibatkan di setiap tahapan revitalisasi, termasuk pemerintah kabupaten dan kota,” katanya.

Selain revitalisasi untuk pembangungan fisik dan infrastruktur, mantan Menteri PDT itu menyatakan juga memperhatikan kapasitas nasib pedagang pasar tradisional dengan sejumlah pelatihan keuangan dan memberikan bantuan pinjaman (kredit) dengan bunga yang lunak.

“Kami juga menyiapkan program pembiayaan yang lebih lunak dibanding program kredit yang ada sekarang. Nanti pihak Pemprov atau Pemerintah Daerah bisa kolaborasi khusus dengan bank terkait pembiayaan yang paling lunak dan mudah bagi pedagang kecil ini,” ujar Gus Ipul sembari mengaku program itu ditawarkan karena prihatin banyak pedagang yang berutang lewat swasta atau jerat rentenir yang menjadi komitmen untuk dientas dari persoalan itu. (jks)

Pilihan Redaksi  3 Kali Ledakan Terjadi Saat Pabrik Tinta di Mojokerto Terbakar