Protes pembangunan Tol Serpong-Cinere, pendemo bakar keranda

8
255

Protes pembangunan Tol Serpong-Cinere, pendemo bakar keranda

Protes pembangunan Tol Serpong-Cinere, pendemo bakar keranda

Puluhan aktivis kembali demo memprotes pembangunan jalan Tol Serpong-Cinere di pusat pemerintahan Kota Tangerang Selatan. Mereka menilai Pemkot Tangsel membiarkan pembangunan tol yang memakan badan Situ Sasak Pamulang.

Aksi keempat kali ini diwarnai kericuhan dengan petugas Satpol PP yang berjaga. Terjadi tarik-menarik keranda mayat yang dibawa pendemo hingga berujung baku hantam.

Setiap terdengar suara tiupan peluit, para aktivis kompak melayangkan kartu merah yang ditujukan untuk Pemkot Tangsel. Selanjutnya para aktivis membakar keranda sebagai simbol penolakan.

Pembina OKP Ganespa Hafiz Fidon menegaskan, unjuk rasa yang digelar bertepatan dengan peringatan Hari Air Sedunia itu diharapkan dapat menyadarkan Pemkot Tangsel untuk bertindak tegas terkait dugaan kekeliruan pembangunan proyek Tol Serpong-Cinere.

Pihaknya juga menolak upaya rayuan yang telah coba dilakukan pemerintah daerah setempat dan PT Cinere Serpong Jaya selaku pengelola jalan tol.

“Kalau mau transaksi jual beli atau tawar menawar silakan ke pasar induk atau pasar jongkok saja,” kata Fidon.

Dia menilai ada perubahan rencana awal site plan proyek pembangunan Tol Serpong-Cinere. Dari sebelumnya direncanakan dibebaskan pada area gedung Kampus Universitas Pamulang serta jalur pipa gas.

“Tetapi kini dalam praktiknya justru berubah jadi menyaplok lahan garis sepadan Situ Sasak,” tandas dia.

Menurutnya, hal tersebut pelanggaran Perda Nomor 15 Tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah.

Kepala Seksi Dalops Satpol PP Kota Tangsel Taufik Wahidin menyarankan para aktivis untuk menyampaikan tuntutan kepada Asisten Daerah I, Rahmat Salam yang menunggu di dalam gedung pusat pemerintahan, namun tawaran tersebut ditolak.

Pilihan Redaksi  Polisi ungkap 2 SPBU di Tangerang & Ciputat curangi konsumen dengan kurangi takaran