Produk impor terinfeksi bakteri dan tak dilengkapi dokumen dimusnahkan BBKP

76
710

Produk impor terinfeksi bakteri dan tak dilengkapi dokumen dimusnahkan BBKP

Produk impor terinfeksi bakteri dan tak dilengkapi dokumen dimusnahkan BBKP

Balai Besar Karantina Pertanian (BBKP) Bandara Soekarno-Hatta melakukan pemusnahan terhadap aneka produk pertanian dan pangan asal luar negeri yang tak dilengkapi dokumen dan Produk Impor mengandung bakteri berbahaya.

Kepala Bidang Pengawasan dan Penindakan BBKP Bandara Soetta, Karsad menerangkan, pemusnaan puluhan produk hasil pertanian dan pangan impor ini, sesuai dengan peraturan yang berlaku sebagaimana diatur dalam UU Nomor 16 tahun tentang karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan, serta Peraturan Pemerintah nomor 82 tahun 2000 tentang karantina hewan dan PP 14 tahun 2002 tentang Karantina Tumbuhan.

Diungkapkan dia, aneka produk pertanian dan hasil pangan ini merupakan hasil ungkapan sepanjang April hingga awal Juli 2018 ini.

Dari aneka produk pangan tersebut, terdapat diantaranya 374 kilogram benih padi asal India, 9.450 anak ayam asal Amerika Serikat, 40 kilogram daging wagyu dari Tiongkok dan beberapa komoditas lain.

“Ketika dilakukan pemeriksaan, seluruh benih Padi asal India tersebut positif mengandung organisme pengganggu tumbuhan karantina (OPTK) A2 Golongan l,” katanya, Senin (2/7/2018) di incenerator di Instalasi Karantina Hewan BBKP, Bandara Soekarno-Hatta.

Diterangkan dia, organisme pengganggu yang ada pada benih padi itu adalah bakteri Nematoda Aphelenchoides Baseyi. Sehingga apabila ditanam di wilayah Indonesia OPTK yang ada di dalam benih padi ini dapat menyebar dan tentunya mengancam tumbuhan di sekitarnya.

“Sehingga seluruh benih padi ini dimusnahkan. Pemusnahan ini dilakukan untuk mencegah masuk dan tersebarnya hama penyakit hewan karantina dan organisme pengganggu tumbuhan karantina,” kata dia.

Pilihan Redaksi  Siap Dirilis! Berapa Harga Fujifilm X-H1 di Indonesia?