Presiden Jokowi Ajak Australia Tanam Investasi di ASEAN

5
217

Presiden Jokowi Ajak Australia Tanam Investasi di ASEAN

Presiden Joko Widodo (Jokowi)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, negara-negara ASEAN memiliki berbagai keunggulan baik dari segi geografis maupun demografis. Kondisi ini membuat kawasan tersebut akan menjadi poros perekonomian baru dunia.

Dengan adanya keunggulan ini, Australia sebagai salah satu negara terdekat ASEAN diharapkan bisa memanfaatkan pelaung tersebut utamanya dalam hal investasi.

Demikian disampaikan Presiden Joko Widodo dalam pidatonya di CEO Forum, sebagai rangkaian dari KTT Khusus ASEAN-Australia, di International Convention Center, Sydney,Australia, Sabtu (17/3).

Baca Juga: Salah Isi Ulang Baterai, Porsche Seharga Rp 5,8 Miliar Terbakar

“Poros perekonomian dunia sedang bergesar dari Atlantik ke Pasifik, pertumbuhan ekonomi tertinggi saat ini ada di Asia Pasifik. Lalu siapa yang tepat berada di tengah-tengah Asia Pasifik, adalah ASEAN,” kata Jokowi, dalam keterangan tertulis.

Presiden Jokowi menjelaskan, letak ASEAN yang berada di tengah, antara India, Asia Tengah, dan Timur Tengah berada di sebelah barat, kemudian Tiongkok, Korea, dan Jepang di sebelah utara, serta Australia dan Selandia baru di sebelah selatan, membuat ASEAN menjadi kawasan yang strategis.

“Namun selain itu, ada hal penting lainnya yang sedang tumbuh di Asia Pasifik dan ASEAN, yaitu kelas menengah. Termasuk sekitar 630 juta populasi di Asia Tenggara,” ujar Jokowi.

Jokowi melanjutkan, seiring dengan pertumbuhan era digital yang berpengaruh pada sektor perekonomian, juga berdampak terhadap berubahnya pola konsumsi pada masyarakat kelas menengah di Asean. Media Sosial menurut Presiden, adalah salah satu faktor utama pemicu perubahan tersebut.

“Saya bisa mengatakan bahwa selfie adalah penemuan atau ciptaan abad ini, karena selfie telah mengubah dunia,” ujar Jokowi.

Jokowi pun kemudian memberikan contoh sebuah objek wisata alam bernama Kalibiru di Yogyakarta, Indonesia. Di sana orang rela antri berjam-jam hanya untuk berfoto (selfie) yang sempurna.

Pilihan Redaksi  Jokowi Siap Terima Siapa Saja di Istana Negara

“Kalangan menengah dan muda saat ini tertarik dengan pengalaman dan petualangan dibanding barang-barang mewah, hal ini tentu berdampak pada melonjaknya sekor pariwisata global,” tandasnya.

Baca Juga: Pemerintah Rilis Aturan Pajak UKM Pekan Depan, Ini Bocorannya