Salah Isi Ulang Baterai, Porsche Seharga Rp 5,8 Miliar Terbakar

6
393

Salah Isi Ulang Baterai, Porsche Seharga Rp 5,8 Miliar Terbakar

Porsche terbakar

Porsche Panamera seharga USD 422.000 (Rp 5,8 miliar) terbakar karena salah mengisi ulang baterai di distrik Taling Chan, Bangkok. Porsche merupakan salah satu kendaraan listrik yang menggabungkan mesin bensin atau diesel dengan listrik dan baterai isi ulang.

Menurut AAS Auto Service Co, distributor resmi Porsche di Thailand, pembeli mobil tersebut tidak membeli dari perusahaan resmi, tapi dari pengimpor sendiri. Mereka juga tak yakin apakah pembeli diberi tahu cara mengisi ulang baterai pada mobil.

Juru bicara perisaan AAS mengatakan kemungkinan kabel listrik, setop kontak, dan peralatan lain sistem pengisi kendaraan dari pengimpor tersebut tidak sesuai spesifikasi yang digunakan di Thailand.

Dia menambahkan, perusahaan memiliki teknisi resmi yang memiliki sertifikat oleh Porsche dari Jerman. Mereka bisa memasang sistem dan peralatan untuk mengisi kembali kendaraan yang didukung oleh listrik dan bensin. Namin pengisian baterai harus di rumah selama semalam.

Polisi dan pemadam kebakaran dipanggil pukul 6.30 waktu setempat. Sayangnya, api sudah melalap habis mobil dan ruang tamu di dekat rumah itu.

Pemilik rumah Natthawut Kritaya-ayanont mengatakan bahwa ruang tamu dan sistem home theater rusak parah. Biaya perbaikan diperkirakan mencapai bath 6 juta (Rp 2 miliar), seperti dilansir dari laman Asia One, Sabtu (17/3).

Dia mengatakan, ibunya membeli mobil itu pada September lalu. Dia juga sudah membawa mobil tersebut keluar pada Kamis malam, dan kembali pada 10 malam. Biasanya setelah mobil dipakai, dia mengisi daya baterai di rumah dan tidur.

Lalu pada pukul 6 pagi, Natthawut mendengar suara, mereka langsung ke bawah dan melihat mobil itu terbakar dan api menyebar.

Pilihan Redaksi  Bali Kok Turun Peringkat di Daftar Destinasi Top Dunia?

“Porsche menganjurkan agar pemilik Panamera untuk sering mengisi ulang baterai dengan home kit, karena komponen elektronik mobil menggunakan banyak tenaga. Mobil itu diasuransikan,” kata Natthawut.