Penjara jadi tempat teroris mengatur dan merekrut jaringan baru

6
328

Penjara jadi tempat teroris mengatur dan merekrut jaringan baru

Penjara jadi tempat teroris mengatur dan merekrut jaringan baru

Pengamat terorisme Sidney Jones menjelaskan penjara di Indonesia adalah salah satu tempat untuk kelompok militan merekrut anggota baru. Mereka, kata Sidney bisa dengan mudah mengajak para terpidana lain untuk bisa bergabung dengan kelompoknya.

“Penjara di Indonesia bisa jadi tempat para tahanan untuk membentuk kelompok baru,” kata Sidney saat diskusi FPCI dengan tema tantangan terorisme dan radikalisme di Asia Tenggara,┬áJakarta┬áPusat, Kamis (12/4).

Selain membentuk kelompok baru di dalam tahanan. Sidney menjelaskan para tersangka juga masih bisa berkomunikasi dengan kelompok militan lain untuk merencanakan aksi teror.

“Mereka bisa merencanakan aksi balas dendam serta membeli senjata,” kata Sidney.

Tidak hanya di dalam penjara, Sidney menjelaskan sosial media juga dijadikan perekrutan untuk kelompok militan. Tidak hanya di sosial media, dalam sejumlah pengajian pun kata Sidney bisa jadi ajang perekrutan para teroris. “Di sejumlah pengajian untuk merekrut militan dari Indonesia,” lanjut Sidney.

Sidney menjelaskan para teroris memberikan iming-iming kepada korban. Mereka kata Sidney akan dipanggil ke dalam sebuah pertemuan kecil. “Mereka akan dilibatkan dalam rapat terbatas dan hanya orang tertentu saja,” kata Sidney.

Dia menjelaskan tidak ada syarat untuk bergabung. Mereka kata Sidney membidik kaum menengah ke bawah dan beberapa menengah ke atas. “Biasanya mereka telah memiliki ideologi sendiri,” ungkap Sidney.

Pilihan Redaksi  Usai kencan di hotel, Rudi ditikam dua pria tidak dikenal