Kemenkum HAM minta pengawasan napi narkoba diperketat

56
422

Kemenkum HAM minta pengawasan napi narkoba diperketat

Kemenkum HAM minta pengawasan napi narkoba diperketat

Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM) terus memperketat pengawasan lapas yang berisi napi narkotika. Menkum HAM Yasonna Laoly juga sudah menegaskan akan memberhentikan petugas lapas yang masih bandel.

Maka dari itu Kemenkum HAM minta petugas lapas tetap profesional. “Ke depan, soal narkoba ini paling penting. Jadi yang perlu lakukan, soal narkoba ini harus sangat sangat tegas. Bahwa jangan sampai ada pemakaian di dalam (lapas). Karena orang orang yang pakai narkoba ini mentalnya semuanya kita akan diceguki dengan halusinasinya,” kata Sekjen Kemenkum HAM Bambang Rantam Sariwanto di hotel Sari Pan Pasific, Jl MH Thamrin,┬áJakarta┬áPusat, Rabu (4/3).

Lanjutnya, jika sudah terpengaruh napi narkotika, maka petugas lapas mudah diancam dan diadukan. Sehingga bisnis narkoba di dalam lapas terus terjadi.

“Maka terjadilah ada kasus dia begitu gampang terperdaya dan itu menyudutkan kita kita ini, termasuk saya, lalu kalapas (kepala lapas). Saya enggak tahu apa yang terjadi tetapi saya pikir karena ada pembiaran pembiaran soal narkoba. Yang saya khawatirkan ini akan menjadi masalah buat kita. Jadi tolong satu saja ini hentikan ini satu,” ujar Bambang.

Kemenkum HAM juga mencegah celah napi narkoba mendapatkan telepon genggam yang masih mudah didapat. Bambang juga melarang petugas lapas memberikan handphone nya dengan alasan apapun yang diminta napi.

“Kami di kantor pusat ini mulai melakukan satu per satu perbaikan, kalau saya minta yang narkoba ini diperhatikan dengan sebaik baiknya. Pertama napi narkoba itu jangan coba coba kasih HP. Lupakan ini apapun godaannya. Pak menteri ini penekanannya ini,” tuturnya.

“Tentu semua tahu kan, teman teman (petugas lapas) yang di dalam itu suka WA (WhatsApp) saya, Ini tidak boleh secara resmi saya sampaikan,” sambungnya.

Pilihan Redaksi  Wiranto Minta Agar KPK Tunda Proses Hukum Kasus Korupsi Calon Kepala Daerah

Kemenkum HAM juga menekankan hal ini dalam rapat teknis yang diselenggarakan di hotel Sari Pan Pasific, Jakarta Pusat.

“Karena itu dalam pertemuan ini saya tekankan saya minta narkoba ini perhatikan dengan sebaik baiknya. Pengedar narkoba, bandar narkoba, awasi dengan baik. Jangan kasih kesempatan, orang orang yang potensi gunakan narkoba, jangan kasih kesempatan pegang HP. Karena nanti akan jadi masalah buat kita semua. Yang lain biarlah Kakanwil yang melarang itu,” tandas Bambang.