Penembak Trigana teridentifikasi, pelaku KKB pimpinan Egunius Kogoya

31
291

Penembak Trigana teridentifikasi, pelaku KKB pimpinan Egunius Kogoya

Penembak Trigana teridentifikasi, pelaku KKB pimpinan Egunius Kogoya

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua kembali berulah dengan menembaki pesawat Trigana jenis Twin Otter. Pesawat itu ditembak ketika sedang mengangkut logistik Pilkada Serentak saat mendarat di Bandara Kenyam, Kabupaten Nduga.

Otentikasi Kapendam XVll/Cenderawasih Kolonel Inf Muhammad Aidi mengatakan, penyerangan yang dilakukan oleh KKB itu ternyata pimpinan dari Egunius Kagoya. Kejadian itu sendiri terjadi pada Senin (25/6) ketika pesawat mendarat di Bandara Kenyam dari Wamena.

“Data sementara yang berhasil dihimpun bahwa penembakan tersebut diduga dilakukan KKB Wil Mugi Ndugame Pimpinan Egunius Kagoya,” kata Aidi melalui keterangan tertulis, Jakarta, Senin (25/6).

Dia pun mengungkapkan, Egunius Kagoya diketahui orang yang pernah melajukan perampasan senjata SS1 milik anggota Zipur 10. Dan saat itu juga menembak mati pekerja jalan PT.PP.

“Egunius Kagoya pernah melakukan perampasan senjata SS1 milik anggota Zipur 10 dan menembak mati pekerja jalan PT.PP Almahrum Vicko Sondakh yang sedang melaksanakan proyek jalan Trans Papua,” ungkapnya.

Kejadian atau aksi teror tersebut terjadi sekitar pukul 09.45 WIT. Pesawat Trigana jenis Twin Otter itu ditembak ketika berangkat dari Wamena menuju Kenyam, yang mengakibatkan pilot atas nama Ahmad Abdillah Kamil (27) mengalami luka.

“Pilot atas nama Ahmad Abdillah Kamil, kena serpihan peluru di bagian bagu dan kepala bagian belakang,” ujarnya.

Dia pun menjelaskan, Pesawat Trigana jenis Twin Otter yang di awaki oleh Pilot Ahmad Abdillah Kami dan co pilot Lenius Wonda dengan membawa anggota Satuan Brimob sebanyak 15 orang.

“Mereka akan bertugas melaksanakan pengamanan Pilkada di Kenyam Kabupaten Nduga ditembaki beberapa kali saat tepat landing di Bandara Kenyam,” jelasnya.

Pilihan Redaksi  Melihat keindahan laut Australia dari Sea Life Sydney Aquarium

Korban tewas alami luka tembak di perut & kepala dibacok

Dia pun menerangkan, selain melakukan penembakkan terhadap pesawat ternyata mereka juga melakukan penembakkan dan pembacokan terhadap masyarakat, pedagang yang berada di sekitaran bandara yang mengakibatkan tiga orang meninggal dunia dan satu orang di puskesmas.

Korban tersebut yakni Hendrik Sattu kola sebagai pedagang, suku Toraja (tertembak perut meninggal dunia), Margareta Polli (tertembak dan kena bacok Kepala dan tangan meninggal dunia), Zaenal Abidin sebagai pedagang, suku Bugis (tertembak rusuk kiri meninggal dunia), Arjuna Kola Anak dari pasangan Hendrik Sattu Kola dan Margareta Polli (kena bacok kepala saat ini sedang di rawat di Puskesmas Nduga).

“Situasi Bandara saat ini terkendali diamankan oleh Satuan pengaman TNI dari Yonif 755/Yalet gabungan dengan pihak kepolisian,” tandasnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol A.M Kamal mengatakan, pihaknya saat ini sedang melakukan pencarian terhadap para pelaku yang telah menembaki pesawat Trigana jenis Twin Otter.

“Masih dilakukan pengejaran oleh TNI-Polri,” kata Kamal saat dikonfirmasi.