Polisi ciduk komplotan pencuri spesialis rumah kosong di DKI & Tangerang

7
256

Polisi ciduk komplotan pencuri spesialis rumah kosong di DKI & Tangerang

Polisi ciduk komplotan pencuri spesialis rumah kosong di DKI & Tangerang

Jajaran Jataranras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya mengungkap kasus komplotan spesialis pencurian rumah kosong. Total ada delapan pelaku yang diringkus yaitu SA (43), JY (50), AR (50), SRI (39), DN (46), QIM (27), RY dan Kirun yang kini telah meninggal dunia akibat sakit.

Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum, AKBP Ade Ary mengatakan, para pelaku ini sudah beraksi dari 2017 lalu hingga awal 2018.

“Dari banyaknya laporan yang masuk, kemudian petugas melakukan penyelidikan dan observasi ke beberapa wilayah rawan pencurian di rumah kosong. Rata-rata melakukannya di beberapa wilayah Jakarta dan Tangerang, salah satunya di Perumahan Taman Giri Loka, Serpong, Kota Tangerang,” kata Ade di Polda Metro Jaya, Rabu (4/4).

“Para pelaku kita lumpuhkan, enam orang karena berusaha melawan petugas,” tambahannya.

Ade menjelaskan, awalnya meringkus pelaku berinsial SA dan JY pada Minggu (4/3), di Tanah Tinggi, Kota Tangerang. Tersangka SA berperan sebagai perencana dan pelaku pencurian, sementara JY ini berperan sebagai penadah hasil barang curian dari SA.

“Selanjutnya polisi melakukan pengembangan, dan kembali meringkus pelaku berinsial AR, dan DN di Jalan Pramuka, Subang, Jawa Barat pada 9 Maret 2018. Kemudian pelaku SRI ditangkap di Grobogan, Jawa Tengah pada Minggu 11 Maret,” katanya.

Lanjutnya, pelaku AR ini berperan sebagai perencana, dan memastikan rumah korban kosong, dan bongkar gembok. Lalu SRI menyiapkan peralatan, ambil barang dan menjual barang hasil kejahatan. “Kalau pelaku DN hanya berperan sebagai sopir dan mengawasi situasi,” sambungnya.

“Lalu dihari itu juga, Minggu (11/3), kita meringkus QIM di Grobogan, Jawa Tengah. Pelaku ini berperan mengawasi dua pelaku lainnya yang beraksi yaitu Kirun dan Birin yang saat ini masih buron. Selain QIM, kita juga menangkap RY di Jalan Jeruk Manis, Kebon Jeruk, Jakarta Barat pada Rabu (14/3),” jelasnya.

Pilihan Redaksi  Bom Bunuh Diri Tewaskan Satu Orang di Afghanistan

Setiap kali beraksi, para pelaku ini sebelumnya telah membuat perencanaan dan membagi peran, ada yang mengawasi, beraksi, dan menjual barang hasil curian. Adapun pelaku menggunakan mobil mewah sewaan untuk mengitari kawasan perumahan elit dengan alasan menanyakan alamat.

Menurutnya, para pelaku ini selalu melakukan aksi pencurian rumah kosong pada siang hari. Sementara, uang hasil penjualan dari barang-barang curian digunakan untuk berfoya-foya dan kebutuhan sehari-sehari.

“Para pelaku akan dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman penjara paling lama tujuh tahun,” pungkasnya.