Pelaku pengurasan rekening pegawai Bawaslu DKI ditangkap

470
7097

Pelaku pengurasan rekening pegawai Bawaslu DKI ditangkap

Pelaku pengurasan rekening pegawai Bawaslu DKI ditangkap

Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya berhasil meringkus pelaku pengurasan uang di rekening bank milik pegawai Bawaslu DKI Jakarta. Penangkapan AZ (20) berawal dari video viral di media sosial yang diunggah oleh korban atas nama Andi Maulana. Andi mengaku mengalami kerugian akibat uangnya di BRI hilang.

Kanit III Subdit Cyber Crime Diskrimsus Polda Metro Jaya, Kompol Khairuddin menyampaikan pelaku mengaku sebagai karyawan bank saat menelepon korban. Saat melakukan aksinya, pelaku menanyakan beberapa pertanyaan kepada korban dengan pilihan jawaban ‘benar’ atau ‘tidak’.

“Pelaku meminta kode OTP (One Time Password). OTP dimasukkan ke aplikasi belanja online untuk melakukan transaksi,” jelasnya saat rilis di Gedung Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Kamis (22/3) siang.

Setelah mendapatkan kode OTP dari korban, AZ menggunakannya untuk bertransaksi melalui aplikasi belanja online seperti mataharimall.com, OVO Top Up dan My Telkomsel. “Pelaku dengan leluasa mengambil uang nasabah melalui aplikasi belanja online,” ujarnya.

AZ ditangkap di Lebung Gajah, Sumatera Selatan. Saat ini polisi juga sedang memburu dua orang rekan pelaku yang juga diduga terlibat dalam aksi ini. “Ada beberapa kelompok yang melakukan pembobolan dan dua anggotanya lagi belum ditangkap,” kata Khoiruddin.

Polisi juga mengamankan barang bukti berupa 17 unit ponsel, dua unit router, empat modem dan selembar kartu keluarga (KK). Kerugian sementara korban saat ini mencapai Rp 37 juta.

Dalam rilis tersebut, tim Subdit Cyber Crime menghadirkan korban. Kepada wartawan, Andi Maulana menyampaikan terima kasih kepada polisi yang berhasil menangkap AZ. Ia berharap dengan kejadian ini bisa menjadi pelajaran bagi masyarakat sehingga tak ada lagi korban berikutnya.

Pilihan Redaksi  Gurih Manis Pedas, Si Cakwe Jumbo Khas Medan

“Rasa syukur saya setidaknya sudah terobati dengan tertangkapnya AZ,” ujarnya.

Andi juga menyampaikan permohonan maaf kepada BRI atas video viralnya yang sempat membuat resah masyarakat. “Dengan konferensi pers ini masyarakat tidak perlu resah dan bisa membuat kondisi perbankan jadi lebih baik,” tandasnya.

Baca Juga : KPK akan analisa kesaksian Setnov soal Puan-Pramono terima duit e-KTP