Pacar hamil dibunuh & dibakar, Supriyadi divonis penjara seumur hidup

10
518

Pacar hamil dibunuh & dibakar, Supriyadi divonis penjara seumur hidup

Pacar hamil dibunuh & dibakar, Supriyadi divonis penjara seumur hidup

Majelis hakim Pengadilan Negeri Pekanbaru menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup terhadap Supriyadi alias Adi (27). Terdakwa Supriyadi dinilai terbukti melakukan pembunuhan terhadap pacarnya, Ema Desrita (21). Ketika itu, sang pacar lagi hamil dan meminta pertanggungjawaban.

“Terdakwa Supriyadi terbukti melanggar pasal 340 KUHP dengan pidana penjara seumur hidup,” ujar majelis hakim yang diketuai Bambang Myanto, Kamis (29/3).

Hakim menilai Supriyadi melakukan pembunuhan berencana terhadap Eka Desrita yang sedang hamil, lalu membakarnya di semak belukar, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru. Sebelum dibunuh, korban sempat disetubuhi Supriyadi.

Menurut hakim, hal yang memberatkan hukuman, perbuatan Supriyadi sudah mengakibatkan keresahan dan menghilangkan nyawa orang lain. Hal meringankan, terdakwa belum pernah dihukum.

Atas hukuman tersebut, Supriyadi menyatakan pikir-pikir untuk melakukan upaya hukum selanjutnya. “Pikir-pikir yang mulia,” kata Supriyadi.

Hukuman terhadap Supriyadi lebih ringan dari tuntutan JPU, Budi dan Eric, yang sebelumnya menuntut hukuman mati. “Kami juga pikir-pikir,” kata Budi.

Penasehat hukum terdakwa, Azman Hadi, menyebutkan hukuman yang dijatuhkan majelis hakim sudah setimpal dengan perbuatan yang dilakukan kliennya. “Hukuman itu sesuai bagi terdakwa tapi kita tetap pikir-pikir untuk melakukan hukum selanjutnya,” kata Azman.

Hukuman itu juga diterima keluarga korban. “Keluarga menyambut baik dan menerima putusan hakim, “kata ayah korban, Basri.

Dalam dakwaan Jaksa, pembunuhan dilakukan Supriyadi pada 15 Agustus 2017 sekira pukul 22.00 WIB, di Jalan Yos Sudarso KM 08, RT 01 RW 09, Kelurahan Umban Sari, Kecamatan Rumbai Kota Pekanbaru. Sebelumnya, terdakwa janjian bertemu dengan korban.

Setelah menjemput korban, Supriyadi membawanya ke Jalan Yos Sudarso KM 8. Di sana, mereka bermesraan dan melakukan hubungan layaknya suami istri.

Pilihan Redaksi  Destinasi Wisata Gunung Incaran Traveler Tahun 2018, Mau Tahu?

Setelah itu, korban kembali meminta Supriyadi untuk bertanggung jawab agar segera menikahinya karena kehamilannya semakin besar. Merasa terus didesak dan tak punya uang, terdakwa jadi kelap dan menarik jilbab yang dikenakan korban.

Supriyadi mencekik leher korban hingga tak bernyawa. Untuk menghilangkan jejak, terdakwa membakar korban. Setelah itu, jasad korban ditinggalkan begitu saja di jalan. Korban ditemukan warga yang sedang melintas di TKP pada esok harinya. Kejadian itu dilaporkan ke Polsek Rumbai dan terdakwa ditangkap saat berada di rumahnya, Kamis (17/8/2017).