Otoritas Jasa Keuangan Gandeng Bank Dunia Bahas Aturan Fintech di Indonesia

6
349

Otoritas Jasa Keuangan Gandeng Bank Dunia Bahas Aturan Fintech di Indonesia

otoritas jasa keuangan

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank Dunia Menggelar seminar internasional bertajuk Fintech Policies and Regulations, yang dihadiri delegasi dari berbagai negara untuk mendapatkan sudut pandang mengenai inovasi keuangan digital di sektor jasa keuangan.

“Seminar ini sangat penting bagi kami. Ini adalah salah satu prioritas utama dari OJK karena OJK sedang dalam masa proses untuk bergerak lebih cepat dalam mengelola industri fintech,” kata Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK, Nurhaida Nusa Dua, Bali, Senin (12/3).

Nurhaida menjelaskan, saat ini OJK tengah menyiapkan payung hukum terkait penyelenggaraan fintech di Indonesia. Oleh karena itu, Otoritas Jasa Keuangan ingin mendapat masukan dari banyak pihak agar payung hukum tersebut memiliki visi yang sama antara pelaku dengan regulator.

Melalui konferensi ini, diharapkan OJK akan lebih dapat memahami segala keuntungan, kesempatan serta tantangan yang harus dihadapi dalam era inovasi keuangan digital ini agar dapat membawa manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

“Kami berharap bahwa dengan memiliki visi yang sama, setiap pihak akan menyadari posisi mereka dan bisa berpartisipasi aktif dalam ekosistem fintech. Ini acara khusus, OJK juga mengundang fintech start-up untuk secara aktif berpartisipasi dalam acara ini.

Berdasarkan survei yang dilakukan OJK dengan bantuan Asosiasi Fintech, ada lebih dadri 187 start up di sektor jasa keuangany ang beroperasi di Indonesia dan ada lebih dari 500.000 perusahaan incumbent seperti bank, pasar modal, asuransi, pembiayaan, dan lain lain yang melakukan transformasi digital pada layanan dan produk mereka. Fenomena ini juga terjadi di negara-negara lain di seluruh dunia.

Pilihan Redaksi  Montella Yakin Sevilla Akan Singkirkan MU