Menpora Apresiasi Ponpes Assidiqiyah Mendukung Promosikan Asian Games 2018

9
467

Menpora Apresiasi Ponpes Assidiqiyah Mendukung Promosikan Asian Games 2018menpora

Menpora Imam Nahrawi di Ponpes Assidiqiyah. ©2018

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi sangat mengapresiasi inisiatif dan menyambut baik masyarakat dan Pondok Pesantren Assidiqiyah yang ikut mensosialisasikan Asian Games Agustus 2018 di Jakarta- Palembang Agustus mendatang.

Apresiasi itu ia sampaikan usai melepas Festival Karnaval Seni, Budaya, dan Olahraga yang diikuti ribuan santri Ponpes Assidiqiyah dalam rangka Hari Lahir Pondok Pesantren Assidiqiyah ke-33 di Ponpes Assidiqiyah, Kedoya, Jakarta Barat, Sabtu (10/3) pagi.

“Saya ucapkan terima kasih atas ide, inisiatif, prakarsa yang cerdas, hebat dan inovatif dengan berpartisipasi membumikan dan ingin semangat Asian Games betul-betul dimiliki bangsa Indonesia, tidak ada prestasi tanpa partisipasi terlebih potensi pesantren amat sangat besar para santri ini bisa jadi atlet, mereka sambil mengaji, sambil menghafal quran juga menjadi atlet,” ujar Menpora usai melepas ribuan peserta karnaval.

Baca Juga : Dedi Mulyadi Berharap Kids Zaman Now Bermain Permainan Tradisional

Dari pesantren akan ada hal besar yang dipersembahkan untuk negeri, Menpora sangat optimis akan hal itu, para santri menurutnya pada saatnya akan hadir di tengah pertandingan mendukung pejuang olahraga kita.

“Ini ide bagus sekali pemerintah akan terus memfasilitasi hal itu karena ini bagian membangkitkan semangat olahraga tanah air, saya berharap pesantren lain di seluruh tanah air juga melakukan sosialisasi yang sama karena ini adalah contoh dan model yang baik sosialisasi di luar dana APBN,” tambah Menpora.

Pengasuh Ponpes Assidiqiyah KH Noer Muhammad Iskandar mengatakan dukungan ponpes Assidiqiyah untuk pemerintah bukan kali pertama dilakukan, sebelumnya dukungan yang sama pun dilakukan saat Presiden Soeharto berselisih pendapat dengan Gusdur.

Pilihan Redaksi  China Rancang Pesawat Hipersonik, Beijing-New York 2 Jam Saja

“Di tahun 1994 kami juga ikut menyemangati bangsa Indonesia saat Presiden Soeharto marah besar kepada Gusdur, islahnya pun di pondok pesantren ini. Semoga even karnaval ini menjadi pembangkit bagi lahirnya atlet-atlet berprestasi tanah air, Al Fatihah,” harapnya. [jks]

Baca juga : Modus Samarkan Ganja dengan Campuran Bubuk Kopi, Guru SD ini Ditangkap