Polisi tangkap tiga dari lima tersangka laporan PT Allianz Life Indonesia

5
235

Polisi tangkap tiga dari lima tersangka laporan PT Allianz Life Indonesia

Polisi tangkap tiga dari lima tersangka laporan PT Allianz Life Indonesia

Kepolisian sudah menahan tiga dari lima tersangka atas laporan PT Allianz Life Indonesia. Lima orang tersebut diduga nasabah dari PT Allianz Life Indonesia.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono, menjelaskan saat ini tiga orang tersebut masih dalam pemeriksaan penyidik. Salah satunya adalah pengacara Alvin Lim.

“Jadi setelah dilakukan penyelidikan, sudah dinaikan ke penyidikan, dan sudah kita proses, kita sidik. Kita sudah melakukan pemeriksaan terhadap tiga tersangka. Dan saat ini ketiga tersangka ini sudah dilakukan penahanan di Polda Metro Jaya,” kata Argo di Polda Metro Jaya, Jumat (6/4).

“Dari tiga tersangka salah satunya AL,” sambungnya.

Kelima orang tersangka tersebut diduga telah melakukan penipuan atas klaimnya kepada PT Allianz Life Indonesia.

“Jadi masalah bukti klaim itu diragukan keasliannya di situ,” ujarnya.

Sebelumnya, kepolisian menetapkan lima tersangka terkait kasus laporan dugaan penipuan klaim asuransi nasabah PT Allianz Life Indonesia. Empat tersangka diduga merupakan nasabah PT Allianz Life Indonesia berinisial DI, AA, MW, BW, dan seorang lagi diduga kuasa hukum para tersangka, AL.

Menurut Kuasa Hukum PT Allianz Life Indonesia, Eko Sapta Putra menduga otak pelaku penipuan klaim asuransi itu adalah AL. AL yang berprofesi sebagai pengacara setelah mendapat keterangan kepolisian.

“Kami telah terima surat perkembangan hasil penyelidikan, SP2HP ini telah disampaikan kepada kami selaku kuasa hukum Allianz, bahwa Polda Metro tetapkan lima tersangka. Dan satu lagi berinisial AL, orang ini setelah kami minta cek adalah kuasa hukum dari terlapor. Setelah kami telusuri kami penasaran, kita laporkan empat kok tersangkanya lima,” kata Eko kepada wartawan di kawasan Mapolda Metro Jaya, Rabu (21/3).

Pilihan Redaksi  Marak Artis Bisnis Makanan, Titi Kamal Tak Merasa Tersaingi