Polisi kesulitan ungkap waktu kasus begal dialami anak Kapolrestabes Bandung

7
313

Polisi kesulitan ungkap waktu kasus begal dialami anak Kapolrestabes Bandung

Polisi kesulitan ungkap waktu kasus begal dialami anak Kapolrestabes Bandung

Kasus kekerasan yang menimpa Reynaldi Kusheriyadi (20), di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan hingga kini belum juga terungkap. Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar mengaku, pihaknya telah menggunakan peralatan canggih untuk mengungkap kasus itu.

“Kita dalami, karena itu kan kondisinya malam hari, kita sudah mencoba menggunakan peralatan kita untuk mengungkap itu. Tapi memang untuk mengungkapkan jam sama TKP-nya perlu analisa khusus biar mendukung alat bukti. Itu yang sedang kita coba,” kata Indra di Mapolda Metro Jaya, Rabu (4/4).

Kepolisian telah memeriksa putra dari Kapolrestabes Bandung Kombes Hendro Pandowo itu. Dari pemeriksaan, korban mengaku adanya percobaan pembunuhan.

“Percobaan katanya, tapi barang nggak ada yang diambilnya,” ujarnya.

Sebelimnya, Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyindir jajaran Polda Metro Jaya yang belum mengungkap aksi pencurian dengan kekerasan yang menimpa Reynaldi Kusheriyadi (20), putra Kapolrestabes Bandung, Kombes Hendro Pandowo.

Hal itu disampaikan saat sambutan dalam acara penandatangan kerjasama Polri dan Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara-Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) tentang tata cara pembangunan zona integritas menuju wilayah bebas dari korupsi dan wilayah birokrasi bersih melayani di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Selasa (3/4).

“Terima kasih Pak Hendro begal-begalnya banyak yang ditangkep-tangkepin, tapi saya prihatin juga begal yang di Depok yang korbannya putra Pak Hendro belum terungkap juga,” katanya.

“Saya marah-marah terus sama Kapolda Metro Jaya. Tenang saja (kepada Hendro), jangan sampai rambut rontok,” lanjutnya sambil tertawa.

Pilihan Redaksi  Mario Balotelli Siap Kembali ke Italia, Sebut Juve dan Napoli