Polisi: 2 Perempuan Tasik yang Hilang Bukan Diculik Geng Motor

7
295

Polisi: 2 Perempuan Tasik yang Hilang Bukan Diculik Geng Motor

Polisi: 2 Perempuan Tasik yang Hilang Bukan Diculik Geng Motor

Kepolisian Resort Kota Tasikmalaya Jawa Barat pastikan dua orang anak yang sempat hilang bukan di culik kelompok gerombol bermotor. Keduanya hilang selama lima hari karena melarikan diri dari rumah.

Kedua pelajar SMP dan SMK warga Desa Bugel Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat ini berniat berangkat ke Jakarta namun kehabisan ongkos.

“Dua anak ini kami pastikan tidak diculik geng motor, mereka lari dari rumah mau ke Jakarta tapi kehabisan ongkos. Akhirnya terdampar di Bandung” ujar kapolresta Tasikmalaya AKBP Febry mM’ruf di kantornya, Minggu (01/04/2018)

Keduanya ditemukan Sabtu dini hari setelah pihak keluarga dibantu polisi serta KPAID Kabupaten Tasikmalaya melakukan pencarian. Keduanya tidak bisa mengontak keluarga karena telepon genggamnya mati.

Korban ditemukan telantar di Gedung Pusat Dakwah Islam (Pusdai) Jalan Diponogoro Kota Bandung, Jawa Barat.

Lebih lanjut Febry mengatakan, pihaknya akan melakukan upaya pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang. Menurutnya, selain melakukan sosialisasi dengan melibatkan Bhabinkamtibmas, pendekatan keagamaan juga harus ditempuh.

“Kita akan cegah hal ini terjadi lagi dengan melibatkan anggota juga,” ucapnya.

Sementara itu, rencananya kedua korban akan jalani visum Senin esok untuk mengungkap ada dan tidaknya tindakan kejahatan seksual selama pelarian. KPAID Kabupaten Tasikmalaya juga berencana melaporkan pria yang membawanya dari rumah atau turut membuat kedua korban lari dari rumah.

“Saya akan dampingi korban visum dan KPAID akan laporkan pria yang fasilitasi anak ini keluar dari rumah,” ujar Ato Rinanto, Ketua KPAID Kabupaten Tasikmalaya melalui pesan singkat.

Pilihan Redaksi  Sistem telepon darurat buat pertolongan pertama warga pedesaan di Buleleng