Hewan Ini Hidup dan Bertahan di Dalam Lava

9
547

Hewan Ini Hidup dan Bertahan di Dalam Lava

Keindahan alam bisa seketika berubah dengan adanya bencana alam yang mengerikan. Salah satu bencana yang bisa merusak keindahan alam adalah letusan gunung berapi. Kamu tentu sudah tahu bahwa magma berasal dari perut bumi dan lava merupakan magma yang sudah keluar dari perut bumi. Tapi, tahukah kamu bahwa ternyata ada hewan-hewan yang hidup di dalam lava?

Kamu pasti gak percaya mengingat magma atau lava memiliki temperatur 700 hingga 1300 derajat Celsius yang bisa melelehkan aluminium hingga besi. Lalu, bagaimana mungkin ada hewan yang bisa hidup di dalam atau di sekitarnya?

Berikut lima hewan yang hidup di dalam lava.

1. Hiu Martil dan Hiu Sutra

Tim National Geographic mengungkap fakta bahwa ada dua spesies hiu yang hidup di sekitar gunung berapi bawah laut paling aktif di bumi. Kala itu beberapa ilmuwan pada ekspedisi National Geographic meneliti lingkungan gunung di bawah laut Kavachi yang berada di bagian terpencil kepulauan Solomon.

Mereka meluncurkan sebuah robot kamera yang mereka rancang sendiri dengan biaya sekitar ratusan dolar hingga kedalaman 45 meter, dan secara mengejutkan seekor hiu martil dan hiu sutra berhasil tertangkap kamera.

Kawah ini diyakini bertemperatur sekitar 80 derajat Celsius dan keadaan airnya pun tidak memungkinkan untuk ditinggali oleh ikan. Hasil penemuan ini pun masih menjadi perdebatan.

2. Lobster

Selain hiu, ternyata masih ada hewan laut yang bertahan hidup di kawah tersebut yakni lobster. Spesies lobster ini masih menjadi misteri terlebih jenisnya yang simpang siur. Lobster ini mampu bertahan hidup di dalam kawah terbuka pada kedalaman 700 meter dengan temperatur panas hingga mencapai 100 derajat Celsius.

Pilihan Redaksi  Danau Ajaib Kepulauan Faroe, Seperti Melayang di Atas Laut

Tim peneliti menyimpulkan jika lobster ini kemungkinan terjebak dan kesulitan untuk bergerak. Karena ditemukan enggak hidup di dalam komplotan maka banyak yang berasumsi bahwa ia hanya terpisah dan mencoba bertahan hidup di sini.

3. Cacing

Ini bukanlah cacing biasa melainkan sebuah cacing Polychaeta yang hidup di kedalaman 1200 meter di dasar laut yang gelap dan berlumpur.

Polychaeta juga menjadi salah satu hewan yang berhasil ditemukan dari dalam kawah gunung berapi bawah laut di bagian utara Selandia Baru. Meski ukuran tubuhnya hanya 10 cm dan memakan plankton, namun ia dikenal sebagai predator yang agresif.

Di samping mendiami laut gelap, cacing Polychaeta juga mampu hidup dengan tekanan tinggi serta suhu yang panas yakni sekitar 107 derajat Celsius. Jadi, enggak heran jika para ilmuwan bisa menemukan cacing ini hidup di kawah gunung laut.

4. Black Dragonfish

Black Dragonfish termasuk salah satu yang mampu bertahan hidup pada suhu panas yang ekstrim. Peneliti mengklaim bahwa spesies ini sanggup menghadapi temperatur panas hingga 140 derajat Celsius. Gak heran jika mereka mudah ditemukan di gunung laut aktif yang berkedalaman 2000 meter. Dari penampilannya yang mengerikan sudah terlihat jika spesies satu ini tergolong predator agresif yang dapat menggigit mangsa dengan cepat. Iapun dapat menyala dalam kegelapan layaknya kunang-kunang.

5. Manta Rays

Siapa sangka jika hewan kupu-kupu laut ini juga ternyata dapat hidup ditemperatur panas. Manta Rays umumnya ditemukan di daerah tropical dan sub-tropical. Mereka jarang ditemukan di daerah dingin seperti perairan utara atau selatan.

Mereka biasa hidup di laut hangat di atas 20 derajat Celsius tepatnya sekitar 60 hingga 80 derajat Celsius sehingga enggak aneh jika spesiesnya berhasil ditemukan dekat gunung laut atau mungkin di daerah lava yang berjatuhan dari darat ke laut karena Manta Rays juga dikenal sebagai hewan laut yang sering bermigrasi dan dikenal gak bertahan pada satu lokasi saja.

Pilihan Redaksi  Bukan Horor 'Esek-esek', Sarwendah Mau Bintangi Horor 'Kembang Kantil'