Helmy, pembunuh dr Letty didakwa dengan pasal berlapis

6
221

Helmy, pembunuh dr Letty didakwa dengan pasal berlapis

Helmy, pembunuh dr Letty didakwa dengan pasal berlapis

Jaksa Penuntut Umum Feli Kasdi mendakwa Ryan Helmi alias Helmy, pembunuh dr. Letty Sultri, dengan pasal berlapis. Pertama soal pembunuhan berencana dan kedua soal tentang kepemilikan senjata api.

“Pertama Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana jo 338 KUHP tentang pembunuhan jo Pasal 1 ayat (1) UU Darurat No 12 Tahun 1951 tentang kepemilikan senjata api,” kata Feli Kasdi di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (29/3/2018).

Usai membacakan dakwaan, Majelis Hakim Puji Harian mempersilakan terdakwa untuk berunding bersama kuasa hukumnya untuk mengajukan eksepsi pada pekan depan.

“Jadi eksepsi kami jadwalkan pekan depan ya, 5 April 2018,” jelas Hakim Puji sembari mengetok palu penutup sidang.

Insiden pembunuhan berencana ini terjadi karena terdakwa yang tak lain adalah suami korban ini naik pitam, usai mengetahui sang istri (dr. Letty) hendak layangkan gugatan cerai. Biduk rumah tangga yang tak akur dan kerap ada kekerasan, membuat korban putus asa memilih jalan berpisah.

Prahara maut ini terjadi pada November 2017 ini, senapan berjenis revolver menjadi saksi bisu saat nyawa dr. Letty melayang di tangan sang suami di sebuah klinik di bilangan Jakarta Timur.

Sebelumnya, sidang perdana kasus penembakan dr Letty Sultri oleh suaminya, Ryan Helmi alias Helmy digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Timur. Sidang yang sedianya mulai pukul 09.00 WIB (sesuai jadwal tertera di website PN Jaktim), mundur hingga pukul 14.00 WIB.

Pantauan di ruang sidang utama, belasan kerabat dan keluarga almarhumah Letty, turut hadir. Mereka menyerukan dukungan terhadap sahabatnya yang meninggal secara tragis.

“Saya mau dia dihukum mati, sesuai dengan pasal pembunuhan yang dilakukannya,” kata Ferry, adik dari Lety di lokasi, Kamis (29/3/2018).

Pilihan Redaksi  Fadli: Upaya Matikan Demokrasi, Ungkapkan Kasus Muslim Cyber Army