Hari Raya Nyepi, Umat Hindu Bali Mulai Jalankan Brata Penyepian

12
572

Hari Raya Nyepi, Umat Hindu Bali Mulai Jalankan Brata Penyepian

Hari Raya Nyepi, Umat Hindu Bali Mulai Jalankan Brata Penyepian

Hari Raya Nyepi di Pulau Bali dilakukan secara khusyuk. Umat Hindu mulai menjalani Catur Brata penyepian mulai pukul 06.00 WITA. Di wilayah Desa Adat Tuban, Badung, jalanan di kawasan tersebut sudah mulai lengang tanpa terlihat adanya aktivitas masyarakat.

Catur Brata penyepian tersebut yakni Amati Karya (tidak bekerja), Amati Geni (tidak menyalakan api), Amati Lelungan (tidak bepergian), dan Amati Lelanguan (tidak bersenang-senang). Catur Brata penyepian yang dijalani umat Hindu saat Hari Raya Nyepi berlangsung selama 24 jam, atau hingga Minggu (18/3) pukul 06.00 WITA.

Petugas keamanan adat Bali, Pecalang di kawasan Desa Adat Tuban juga tampak mulai berpatroli untuk memastikan tidak ada warga yang melakukan aktivitas di luar rumah.

Pecalang juga mendirikan sejumlah pos jaga di perbatasan desa dan di sejumlah persimpangan jalan untuk memastikan pelaksanaan Nyepi agar tetap tenang dan hening.

Kondisi Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai yang masuk kawasan Desa Adat Tuban juga tampak sepi, tanpa aktivitas penerbangan, karena pengelola Bandara Ngurah Rai sudah mulai menghentikan operasionalnya selama 24 jam.

Sejumlah operator seluler juga sudah mulai menonaktifkan layanan internetnya sesuai dengan kebijakan Kemenkominfo dengan mengeluarkan Surat Edaran Nomor 378 tahun 2018 yang mengimbau penyelenggara telekomunikasi, penyedia layanan internet di Bali untuk mematikan internet saat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1940.

Pilihan Redaksi  Hasto Ingatkan Kader Perempuan Tentang Kualitas