Foto Ini Dilarang Pemerintah Korea Utara Karena Alasan-alasan Konyol

9
197

Foto Ini Dilarang Pemerintah Korea Utara Karena Alasan-alasan Konyol

Foto
Eric Lafforgue merupakan satu dari sedikit orang yang diizinkan memasuki Korea Utara dan berhasil mengabadikan sejumlah ganbar’istimewa‘ dari negerinya Kim Jong-un itu.

Foto-foto tersebut sebenarnya dilarang dibawa keluar dari Korea atau diminta untuk dihapus oleh pejabat yang bersangkutan. Namun Lafforgue berhasil menyelamatkan dan memperlihatkannya kepada dunia.

Berikut ini beberapa foto yang berhasil diabadikan Lafforgue dalam 6 kali kunjungan ke Korea Utara. Dan kamu pasti heran dengan alasan pelarangan foto-foto ini oleh para pejabat setempat.

Ini adalah foto seorang warga sipil yang sedang beristirahat di atas batu di tepi pantai. Lokasinya di Chilbo. Kelihatannya tak ada yang salah dari foto ini. Namun pemandu wisata Lafforgue meminta agar foto itu dihapus karena khawatir media barat akan memelintirnya menjadi kisah ‘mayat tergeletak di jalanan Korea Utara’.

Dalam tur wisatawan asing, selalu ada program kunjungan ke rumah-rumah warga sipil. Rumah yang dikunjungi sudah melalui seleksi pemerintah. Mereka senang jika wisatawan memotret gambar yang menunjukkan anak-anak memiliki komputer. Namun jadi zonk begitu terlihat kalau komputer-komputer itu tak dialiri listrik.

Ada aturan tertentu yang harus dipatuhi saat berfoto di dekat gambar mendiang pemimpin besar, Kim Il-sung dan Kim Jong-il. Dilarang keras bergaya aneh-aneh. Memasang tanda V dengan kedua jari seperti di dalam gambar ini juga dilarang.

Dilarang keras memotret foto pemimpin besar dari belakang, karena hal ini dianggap sebagai penghinaan terhadap negara.

Memotret prajurit militer dalam kondisi tak resmi merupakan hal terlarang nomor satu. Apalagi kalau mereka sedang melakukan aktivitas-aktivitas yang kurang berwibawa. Misalnya saja berpakaian tak rapi, tidur, terlihat kelelahan, atau sedang mendorong kendaraan mogok seperti ini.

Pilihan Redaksi  Nuansa Pattaya di Malam Hari

Sebenarnya tak ada yang salah dengan pemandangan warga sipil yang duduk di pinggir jalan karena kelelahan. Namun gambar seperti ini secara tak langsung menunjukkan kalau warga yang bersangkutan tak punya sumber daya memadai untuk membeli kendaraan yang lebih praktis dan tak adanya fasilitas umum yang layak.

Bahkan Lafforgue pun tak mengerti kenapa dia diminta untuk menghapus foto pria yang sedang melukis mural ini. Katanya menunjukkan hasil karya yang belum selesai dianggap tak pantas.

Tak hanya anggota militer, warga sipil yang sedang beraktivitas di tengah kota pun harus berpakaian rapi. Jadi jangan heran kalau gambar sepasang pemuda yang tampak bahagia ini dilarang. Lihat saja kondisi kemeja si pria.

Uang merupakan topik pembicaraan yang tabu di Korea Utara. Jangankan membicarakan penghasilan setiap bulan. Memotret kasir yang sedang menghitung uang saja dianggap tak pantas.

Itulah deretan foto dari Korea Utara yang dilarang pemerintah untuk beredar. (jks)