Bertahan Hidup di Negeri yang Suhunya -50 Derajat Celcius

7
309

Bertahan Hidup di Negeri yang Suhunya -50 Derajat Celcius

Suku Nenets Siberia bertahan hidup

Mau bertualang ke tempat terjauh di Bumi? Coba ke pedalaman utara Rusia, ada suku tradisional yang sanggup bertahan hidup dengan suhu minus 50 derajat ?

Di Siberia, wilayah Yamal-Nenets hiduplah suku nomaden yang bernama Nenets. Yamal-Nenets sendiri memiliki arti ujung dunia.

Suku ini hidup dengan cara tradisional. Walaupun umur suku ini sudah sangat tua, namun mereka tetap memegang prinsip untuk hidup jauh dari peradaban, seperti yang dilihat dari Reuters, Kamis (15/3/2018).

Bertahan Hidup di Negeri yang Suhunya -50 Derajat Celcius

Yang membuat suku ini begitu dikagumi adalah kesanggupan mereka untuk hidup di wilayah yang sangat dingin. Jangan bayangkan suhu 0 derajat, mereka terbiasa hidup di suhu minus 50 derajat Celcius !

Jangankan jari kaki atau tangan yang beku. Kalau tidak terbiasa, bola mata manusia pun bisa beku disini.

Karena lingkungannya yang begitu ekstrem, Suku Nenets pun hidup dengan cara tak biasa. Makanan mereka adalah daging rusa mentah.

Bertahan Hidup di Negeri yang Suhunya -50 Derajat Celcius

Rumah mereka bernama teepes atau rumah kerucut. Didalam rumah tersebut terdapat persediaan makanan berupa daging rusa dan pakaian bulu rusa kutub. Rusa-rusa tersebut tak hanya di makan, tapi juga dikorbankan kepada dewa-dewa agama kuno.

Sebagai suku nomaden, Nenets melakukan migrasi dengan jarak perjalanan lebih dari 1.600km setiap tahunnya. Untuk membawa barang-barangnya, suku Nenets menggunakan kendaraan khas salju (slingges) yang terbuat dari kayu dan dibuat dengan tangan.

Kelompok suku ini sudah memegang prinsip nomaden sejak ribuan tahun lalu di daerah Arktik. Jaraknya lebih dari 3.200 km dari Moskow atau lebih jauh dari jarak antara London dan New York.

Bertahan Hidup di Negeri yang Suhunya -50 Derajat Celcius

Untuk saat ini jumlah penduduk suku Nenets mencapai 10.000 orang. Pekerjaan mereka adalah pengembala rusa yang jumlahnya mencapai 300.000. Suku Nenets mengikuti pola migrasi alami rusa kutub yang melintasi dataran datar dan perairan beku di Sungai Ob.

Pilihan Redaksi  Gedung Mal Paling Unik di Indonesia, Mungkin Ada di Bali

Kawanan rusa kutub itu menjadi bagian yang sangat penting bagi keberadaan Suku Nenets. Daging rusa mentah yang tidak mereka konsumsi dijual ke pabrik dan dipasok ke negara-negara Eropa.