Mau ambil sabu di bawah pohon sawit, LB dibekuk polisi

35
489

Mau ambil sabu di bawah pohon sawit, LB dibekuk polisi

Mau ambil sabu di bawah pohon sawit, LB dibekuk polisi

Personel Polsek Tapung Hilir, Kabupaten Kampar menangkap pengedar sabu inisial LB (38) dengan barang bukti sabu setengah kilogram. Sabu yang ditaksir bernilai Rp 600 juta itu merupakan kiriman pelaku lainnya yang disembunyikan di bawah pohon sawit, sebelum dijemput LB.

Tersangka LB ditangkap saat berada di Desa Kijang Jaya Kecamatan Tapung Hilir Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Pelaku merupakan target polisi, karena temannya inisial SY sudah ditangkap lebih dulu.

“SY itu sudah ditangkap terlebih dulu oleh petugas. Dia ditahan di Polsek Tapung Hilir atas kasus sabu juga. Nah, si SY ini meletakkan sabu setengah kilogram itu di bawah pohon sawit, agar diambil oleh LB,” kata Kapolres Kampar AKBP Deni Okvianto kepada trendingtopicindo.com, Minggu (1/4).

Deni merincikan, sabu itu dikemas LB menjadi beberapa bungkus atau paket. Lima paket besar, satu paket sedang dan tiga paket kecil. Setelah dijumlahkan, totalnya setengah kilogram.

“Memang sistem transaksi narkoba ini dengan cara meletakkan barangnya di suatu tempat, lalu ada kode mereka bahwa barang sudah sampai, dan diminta agar segera diambil,” kata Deni.

Petugas juga menyita satu handphone serta mobil Daihatsu Rocky yang juga dipakai LB untuk menyimpan sabu tersebut dan sebagai transportasi peredaran sabu. “Kita juga amankan uang Rp 1 juta dari dompetnya,” terang Deni.

Deni menceritakan, polisi mendapat keterangan adanya keterlibatan LB dalam peredaran narkoba jenis sabu dari pengedar lainnya yang sudah lebih dulu ditangkap. Dari informasi itu, anggota Polsek Tapung Hilir mencari pelaku.

“Keberadaan LB terdeteksi di Desa Kijang Jaya, kemudian Kapolsek Tapung Hilir AKP Amru Hutauruk memerintahkan Kanit Reskrim Ipda Novris H Simanjuntak untuk mengejarnya,” ucap Deni.

Pilihan Redaksi  Lubana Sengkol: Mancing Ikan Sambil Makan Gurame Saus Mangga yang Gurih Segar

Setelah tiba di lokasi, petugas berhasil menggerebek rumahnya. LB akhirnya dibekuk polisi tanpa perlawanan. Kemudian, polisi melakukan penggeledahan, satu paket sabu ditemukan dalam tas warna hitam milik LB.

“Lalu petugas menggeledah mobil pelaku, dan ditemukansabu lainnya dengan berat 6,69 gram. Tak hanya itu, petugas kembali menanyakan posisi sabu lain milik LB,” kata Deni.

Setelah didesak, akhirnya LB mengakui, bahwa ada narkoba lain yang akan diambilnya. Ternyata, sabu lebih banyak lagi yang belum sempat diambil LB. Sabu itu berada di bawah pohon sawit dan ditutupi rumput, tak jauh dari rumah tersangka LB.

Setelah dicek petugas, ternyata ada sabu dengan berat 500 gram di bawah pohon sawit. Tersangka LB mengaku sabu itu merupakan kiriman dari pria inisial SY. Saat ini, LB ikut menemani SY mendekam di balik sel tahanan ke Polsek Tapung Hilir, untuk proses penyidikan.

“Selain itu, petugas juga kembali mengembangkan jaringan narkoba yang melibatkan kedua tersangka.”