3 Kerbau Mati di Pulau Buru, Diduga Minum Limbah Penambangan Emas

27
586

3 Kerbau Mati di Pulau Buru, Diduga Minum Limbah Penambangan Emas

3 Kerbau Mati di Pulau Buru, Diduga Minum Limbah Penambangan Emas

Tiga ekor hewan ternak milik warga Dusun Wamsait, Dusun Dava Pulau Buru, Maluku mendadak mati. Diduga kerbau itu meminum limbah bak penambang emas.

Pemilik hewan itu, Istahoni yang mencari kerbaunya tiba-tiba kaget melihat hewannya tewas yang berdekatan dengan bak penambang emas, Jumat (09/03/2018) siang. Bak itu menggunakan metode rendaman yang jaraknya tidak jauh dari ditemukan matinya hewan. Atas kejadian tersebut Istahoni nelaporkan kepada Rukun Tetangga (RT) Dusun Wamsait, Desa Dava dan memberitahukan kepada Hafifudin, selaku pemilik 2 hewan kerbau yang juga mati ditempat yang sama.

Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Muhammad Roem Ohoirat, menyatakan 3 kerbau mati diduga lantaran meminum air limbah tempat pengolahan emas rendaman.

“Diduga hewan ternak tersebut mati akibat meminum air limbah tempat pengolahan emas metode rendaman yang sedang beroperasi di jalur A Dusun Wansait, Desa Dava Kec.Waelata Kabupaten Buru,” kata Kabid Humas Polda Maluku Kombes Muhammad Roem Ohoirat.

Roem menambah untuk saat ini anggota Polisi sudah berada di lokasi 3 hewan ternak yang mati milik dua hewan. Sementara itu kapolsek waepo, Ipda Pras Ardinata yang dihubungi membenarkan 3 ekor hewan itu mati dan saat ini 3 personel sedang berada di lokasi. Untuk menyelesaikan masalah itu, pemilik hewan ternak menginginkan dimediasi dengan pemilik pengolahan emas.

“Untuk dapat ganti rugi dengan sejumlah uang Rp 15 juta untuk 3 ekor kerbau,” kata Pras Ardinata.

Pilihan Redaksi  Polisi Turki Tangkap 12 Tersangka ISIS